Muara Badak – Ketua KNPI Kecamatan Muara Badak, Yohanes Marthen Pata, menyayangkan langkah penyegelan Era Mart yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.
Menurut Marthen, keberadaan usaha seperti Era Mart justru menjadi salah satu penggerak ekonomi kerakyatan di daerah. Usaha tersebut, kata dia, seharusnya diberikan ruang untuk berkembang hingga ke pelosok.
“Pemerintah memang wajib menegakkan aturan, tetapi jangan sampai langkah tersebut mematikan geliat ekonomi masyarakat. Kehadiran pelaku usaha adalah bagian dari upaya membangun kehidupan ekonomi yang lebih baik. Jika regulasi menjadi alasan penyegelan, maka penerapannya hendaknya dilakukan secara adil dan merata. Jangan hanya pada satu pihak saja. Tambang liar tanpa izin, usaha sejenis, hingga pelabuhan ilegal yang masih beroperasi pun belum sesuai aturan,” ujar Marthen.
Lebih lanjut, KNPI Muara Badak berharap agar pemerintah tidak hanya fokus pada tindakan penyegelan. Pemerintah juga diharapkan mampu memberikan solusi yang bijak agar ekonomi kerakyatan tetap tumbuh dan masyarakat tetap memperoleh manfaat dari layanan yang ada.
“Sejak hadirnya Era Mart, kawasan Simpang 6 sudah hidup dan menjadi tempat tongkrongan baru masyarakat. Tidak gelap gulita seperti dulu. Kami juga berharap pemilik Era Mart segera menyelesaikan perizinan yang belum rampung serta mengikuti regulasi pemerintah agar bisa segera dibuka kembali,” tambah Marthen.































