Muara Badak (1/4/2026) – Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia (FSPTI) yang bernaung di bawah Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) menggelar Rapat Pimpinan Unit Kerja (PUK) Tanjung Santan di Balai Kantor Desa Tanah Datar pada 30 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus memperjuangkan hak dan kesejahteraan para buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Muara Berau Asli.
Rapat tersebut dihadiri oleh Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kecamatan Muara Badak, Ibu Neneng, yang turut memberikan sambutan dan apresiasi atas peran aktif serikat pekerja di wilayah tersebut. Dalam sambutannya, ia menilai kehadiran FSPTI PUK Tanjung Santan yang menaungi buruh Koperasi TKBM Muara Berau Asli menjadi wadah strategis dalam menjembatani komunikasi antara para buruh dengan pelaku usaha.
“Serikat pekerja seperti FSPTI ini memiliki peran penting dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis. Tidak hanya memperjuangkan hak buruh, tetapi juga menjadi mitra dialog yang konstruktif bagi dunia usaha,” ujar Neneng.
Sementara itu, Ketua PUK FSPTI–KSPSI Tanjung Santan, Roni, dalam sambutannya menegaskan komitmen organisasi dalam memperjuangkan kesejahteraan anggotanya. Ia menyampaikan bahwa saat ini serikat menaungi sebanyak 629 buruh TKBM Muara Berau Asli yang merupakan mendominasi warga lokal di Kecamatan Marangkayu dan Kecamatan Muara Badak dan secara umum di Kapupaten Kutai Kartanegara dan Provinsi Kaltim.
“Melalui rapat ini, kami ingin memperkuat soliditas organisasi serta menyatukan langkah dalam memperjuangkan hak-hak buruh, mulai dari kepastian upah yang layak, jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan, hingga peningkatan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lapangan,” ungkap Roni.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa FSPTI–KSPSI juga akan mendorong peningkatan kapasitas dan kompetensi para buruh melalui pelatihan serta pembinaan berkelanjutan, agar mampu bersaing dan beradaptasi dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.
Rapat PUK ini juga menjadi ruang diskusi bagi para anggota untuk menyampaikan aspirasi, mengidentifikasi berbagai persoalan di lapangan, serta merumuskan langkah strategis ke depan. Harapannya, keberadaan serikat pekerja tidak hanya menjadi simbol organisasi, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh anggota.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, FSPTI–KSPSI PUK Tanjung Santan diharapkan semakin solid dan mampu menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan hak serta meningkatkan kesejahteraan buruh TKBM di Muara Badak.





























