Muara Badak – Aksi kekerasan terjadi di wilayah Muara Badak. Seorang pemuda, Rizky Septiyan, warga Desa Gas Alam Badak 1, menjadi korban dugaan penganiayaan saat pulang gowes sore di Desa Tanjung Limau, Senin (27/04).
Korban diketahui bersepeda bersama rekannya. Saat perjalanan pulang, korban diduga dihadang oleh pelaku di depan rumah mertua pelaku. Tanpa adanya peringatan, pelaku langsung mendekat dan melayangkan serangan bertubi-tubi.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka pada bagian wajah, kepala, serta leher, dan sepeda yang digunakan turut mengalami kerusakan.
Korban sempat melakukan pembelaan diri untuk melindungi keselamatannya. Peristiwa ini diduga dipicu persoalan lama terkait urusan rumah tangga yang telah selesai sejak sekitar dua tahun lalu. Pelaku disebut memiliki hubungan keluarga dengan mantan istri korban.
Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Muara Badak (LP/B/18/IV/2026/SPKT) dan saat ini dalam penanganan pihak kepolisian.
Warga berharap aparat dapat segera mengusut tuntas kejadian tersebut agar tidak terulang kembali. Tindakan kekerasan dan main hakim sendiri tidak dapat dibenarkan dan harus diproses sesuai hukum yang berlaku.




























