Samarinda – Memperingati HUT ke-52 Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Tim Caretaker DPD KNPI Kalimantan Timur menggelar Sarasehan dan Dialog Pemuda, Sabtu (27/7/2025) di Samarinda. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang rekonsiliasi di tengah polemik internal KNPI yang masih berlangsung.
Dialog digelar dengan suasana terbuka dan hangat, diikuti berbagai elemen organisasi kepemudaan serta tokoh-tokoh muda Kalimantan Timur. Acara ini dipandu oleh Veronica Febby Ola dari GMNI dan menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya:
- Agus Hari Kesuma – Kadispora Kaltim
- Muslimin – Kadispora Samarinda (mewakili Wali Kota)
- Putri Khairunnisa – Ketua Umum DPP KNPI
- Jumadil – HIPMI Kaltim
- Oni Fakhrizni – Kadin Kaltim
- Abdul Muis – DPRD Samarinda
- Said – Ketua PKC PMII Kaltim (Unsur Cipayung)
Mereka membahas pentingnya keterlibatan pemuda dalam pembangunan daerah serta menjaga persatuan organisasi kepemudaan di tengah dinamika yang terjadi.
Caretaker KNPI Kaltim Dorong Semangat Rekonsiliasi
Perwakilan Tim Caretaker, Fathurrahman, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menyatukan kembali semangat pemuda Kaltim.
“KNPI adalah wadah besar pemuda. Jangan sampai terpecah karena konflik internal. Pemuda harus jadi pelopor persatuan dan perubahan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi antarorganisasi pemuda sangat diperlukan untuk menjawab tantangan pembangunan daerah ke depan.
Baca Juga:
Arah Baru Peran Pemuda di Kaltim
Dengan momentum ini, KNPI Kaltim ingin memulihkan kepercayaan publik terhadap peran pemuda. Sinergi antarinstansi dan organisasi kepemudaan dinilai krusial untuk memperkuat posisi pemuda sebagai agen perubahan dan pilar persatuan bangsa.






























