Kutai Kartanegara – Sekitar 90 rumah tidak layak huni (RTLH) di Kukar mendapat bantuan renovasi melalui program 3 juta rumah yang digulirkan pemerintah pusat. Perbaikan ini dilaksanakan Pemkab Kukar lewat Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) bekerja sama dengan TNI melalui karya bakti.
Plt Kepala Disperkim Kukar, M. Aidil, menjelaskan bahwa rumah yang direhab tersebar di enam kecamatan. “Loa Janan 6 unit, Muara Jawa 30 unit, Muara Kaman 25 unit, Sanga-Sanga 6 unit, Sebulu 22 unit, dan Tenggarong Seberang 1 unit. Sisanya ada 20 unit yang masih menunggu hasil verifikasi calon penerima,” terangnya.
Syarat utama penerima bantuan adalah masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) serta memiliki legalitas kepemilikan lahan. Meski begitu, terdapat beberapa kendala teknis, mulai dari keterbatasan material kayu, cuaca yang kurang mendukung, hingga pengiriman bahan ke lokasi.
“Kendala ada, tapi bisa teratasi. Harapan kami, 90 unit yang dibangun tahun ini bisa benar-benar dirawat oleh penerimanya. Jadi bukan hanya sekadar rumah baru, tapi juga berdampak pada kesehatan dan sanitasi keluarga,” pungkas Aidil.




























