MUARA BADAK — Ikon Desa Gas Alam Badak 1, Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara, kini tampil lebih bersih dan rapi setelah mendapat perawatan melalui kegiatan gotong royong yang melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda bersama Pemerintah Desa Gas Alam Badak 1.
Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, 6–7 Agustus 2026, dengan fokus pada pembersihan area, perawatan fasilitas desa, serta pengecatan ulang ikon bertuliskan “Desa Gas Alam Badak 1 Kampung KB”.
Kegiatan yang diinisiasi mahasiswa KKN Tematik UINSI Samarinda tersebut merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Selain memperbaiki tampilan lingkungan, kegiatan ini juga diarahkan untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan serta pemeliharaan fasilitas umum yang menjadi bagian dari identitas desa.
Mahasiswa bersama perangkat desa bergotong royong membersihkan kawasan sekitar ikon, melakukan pengecatan, serta menata lingkungan agar terlihat lebih bersih, nyaman, dan representatif bagi masyarakat maupun pengunjung.
Perangkat Desa Turut Terjun Langsung
Kepala Dusun Budiah, Bapak Budiah, turut terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Tidak hanya memberikan dukungan, ia juga mendampingi mahasiswa di lapangan, membantu proses pembersihan, memberikan arahan, serta mendorong terbangunnya semangat gotong royong selama kegiatan berlangsung.
Budiah menyampaikan apresiasinya terhadap semangat mahasiswa KKN Tematik UINSI Samarinda yang bersedia turun langsung melakukan kegiatan perawatan fasilitas desa.
“Saya sangat mengapresiasi semangat adik-adik Mahasiswa KKN UINSI Samarinda. Mereka tidak hanya datang dengan program, tetapi juga mau turun langsung bekerja bersama masyarakat,” ujar Budiah.
Menurutnya, pemerintah desa berkewajiban memberikan dukungan terhadap kegiatan mahasiswa yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
“Semoga kepedulian terhadap kebersihan dan perawatan fasilitas desa terus menjadi budaya yang dijaga bersama, bahkan setelah KKN ini berakhir,” lanjutnya.
Mahasiswa Dorong Kepedulian terhadap Fasilitas Desa
Sementara itu, Ketua Kelompok KKN Tematik UINSI Samarinda, Alvito Arya, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pembangunan desa melalui aksi nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kami berharap kegiatan pembersihan dan perawatan fasilitas desa ini tidak hanya memberikan perubahan secara fisik, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kebersihan serta merawat fasilitas umum yang telah dimiliki desa,” ungkap Alvito Arya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Gas Alam Badak 1, khususnya Bapak Budiah, yang telah memberikan dukungan dan turut mendampingi mahasiswa selama kegiatan berlangsung.
Menurut Alvito, semangat gotong royong yang terbangun antara mahasiswa dan pemerintah desa diharapkan dapat terus berlanjut setelah program KKN selesai.
Wujud Pengabdian yang Berdampak bagi Desa
Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pengabdian mahasiswa tidak selalu diwujudkan melalui program berskala besar. Perawatan fasilitas publik dan lingkungan desa melalui aksi bersama juga menjadi bagian penting dalam membangun kepedulian serta rasa memiliki terhadap aset desa.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Tematik UINSI Samarinda berharap ikon Desa Gas Alam Badak 1 dapat terus terawat dan menjadi bagian dari identitas desa yang dijaga secara bersama-sama oleh pemerintah dan masyarakat.
Dengan kolaborasi dan semangat gotong royong, perubahan sederhana di lingkungan desa diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang sekaligus menghadirkan wajah baru yang lebih bersih dan representatif bagi Desa Gas Alam Badak 1.































