KUTAI KARTANEGARA — Ketua Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Timur, H. Victor Yuan, S.H., menyampaikan imbauan penting untuk menjaga ketenteraman daerah. DAD Kaltim imbau warga Tabang agar mengedepankan kedamaian wilayah setelah insiden penganiayaan merenggut nyawa salah seorang warga setempat.
Oleh karena itu, pihak DAD Kaltim mengambil langkah cepat demi mencegah potensi bentrokan sosial di tengah masyarakat. Dalam pernyataan resminya, Victor menegaskan bahwa seluruh komponen daerah harus merawat stabilitas keamanan di Kabupaten Kutai Kartanegara. Selain itu, beliau merangkul keluarga korban dengan menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah tersebut.
Peran Tokoh Adat Menjaga Persaudaraan
Selanjutnya, guna membendung potensi perselisihan yang meluas, DAD Kaltim mengajak para pimpinan adat, tokoh agama, serta tokoh masyarakat untuk mengambil peran aktif. Sebab, sinergi dari seluruh pihak sangat menentukan kondisi keamanan di Kecamatan Tabang agar tetap terkendali.
“Sembaru menyampaikan rasa duka yang mendalam, kami menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keamanan, kondusivitas sosial, budaya, dan agama. Kepada seluruh tokoh di Kecamatan Tabang, mari selalu menjaga tali persaudaraan dan menghindari konflik agar tidak meluas,” tegas H. Victor Yuan.
DAD Kaltim Imbau Warga Tabang Percaya Hukum
Sementara itu, terkait dengan penanganan perkara pidana, DAD Kalimantan Timur memercayakan seluruh proses penyelidikan kepada aparat penegak hukum. Pihak adat meyakini bahwa jajaran Polres Kutai Kartanegara dan Polda Kalimantan Timur akan bekerja secara cepat, profesional, serta transparan.
Bahkan, DAD Kaltim mendesak kepolisian agar segera menangkap seluruh pelaku dan memproses mereka berdasarkan ketentuan hukum pidana yang berlaku. Bagaimanapun juga, penegakan keadilan harus berjalan adil tanpa merusak keharmonisan yang sudah lama terbangun di wilayah Kutai Kartanegara.
Pada akhirnya, seruan agar DAD Kaltim imbau warga Tabang memelihara kedamaian menjadi pengingat penting bagi semua pihak. Victor pun mengakhiri keterangannya dengan mengajak masyarakat menguatkan tali persatuan. “Kami percaya pihak kepolisian dapat menyelesaikan masalah ini dengan bijak. Tetap jaga kondusivitas, kita semua adalah saudara karena damai itu indah,” pungkasnya.
(Pril)
































