SAMARINDA — SMP Fastabiqul Khairat sukses membuktikan keunggulannya dalam menciptakan inovasi yang berdampak bagi masyarakat. Sekolah ini berhasil memborong dua piala sekaligus pada ajang Lomba Inovasi BAIMBAI Tahun 2026. BAPPERIDA Kota Samarinda menyelenggarakan kompetisi ini untuk menjaring ide-ide terbaik demi meningkatkan daya saing daerah.
Penyelenggara menggelar acara penganugerahan di Ruang Arutala Gedung B Lantai 4 Bapperida Kota Samarinda pada Kamis (06/08/2026). Selanjutnya, Wakil Wali Kota Samarinda, H. Saefuddin Zuhri, membuka acara tersebut secara resmi.
Dalam arahannya, Wakil Wali Kota menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pemenang. Selain itu, beliau mengingatkan agar gagasan yang menang dapat langsung diterapkan secara nyata.
“Piala dan penghargaan ini hanyalah awal. Hal yang jauh lebih berharga adalah bagaimana gagasan ini benar-benar hadir di tengah warga, menyelesaikan masalah nyata, serta mendorong Samarinda menjadi kota yang makin cerdas, maju, dan berdaya saing,” tegas Saefuddin Zuhri.
Dua Inovasi Unggulan Raih Penghargaan
Dua perwakilan SMP Fastabiqul Khairat tampil gemilang setelah gagasan mereka dinilai sangat solutif oleh tim juri:
-
Juara 2 Kategori Inovasi Layanan Publik (Subkategori UPTD, Kelurahan, SD, dan SMP)
Kepala SMP Fastabiqul Khairat, Suparjono, M.Ed., merebut piala ini lewat karya POLISI Sekolah (Program Literasi Sekolah). Melalui program ini, beliau mengintegrasikan pembentukan karakter, kreativitas, dan budaya baca siswa secara terpadu.
-
Juara 1 Kategori Inovasi Lainnya (Subkategori Masyarakat Umum)
Sementara itu, Rachmawati (Pustakawan Sekolah sekaligus Ketua TBM Iqro Lempake) meraih gelar juara pertama. Ia merancang Digital Library for Smart City yang menyatukan website dengan aplikasi iKaltim. Akibatnya, masyarakat kini bisa mengakses bahan bacaan digital secara lebih mudah.
Mendorong Replikasi Inovasi di Kota Samarinda
Capaian ganda ini makin mengukuhkan komitmen SMP Fastabiqul Khairat dalam mendukung pembangunan pendidikan berbasis teknologi. Oleh karena itu, kedua inovator berharap instansi lain di Samarinda dapat mereplikasi gagasan ini. Sebab, kolaborasi yang luas akan mempercepat terwujudnya Kota Samarinda yang literat, cerdas, dan siap bersaing di tingkat nasional.
(Pril)































