Muara Badak, MediaBadak.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda melaksanakan program Tahsin dan Tahfidz Al-Qur’an di Desa Gas Alam Badak 1, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara. Kegiatan tersebut menjadi salah satu program unggulan bidang keagamaan yang bertujuan menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an sejak usia dini.
Program dilaksanakan di empat titik, yakni Masjid Istiqomah, Masjid Al-Kifah, Mushola Al-Huda, dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) RT 01. Pelaksanaan di beberapa lokasi dilakukan agar pembinaan dapat menjangkau lebih banyak anak di berbagai lingkungan desa.
Melalui metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan, mahasiswa KKN membimbing peserta untuk memperbaiki bacaan Al-Qur’an (tahsin) sekaligus meningkatkan hafalan ayat-ayat suci (tahfidz). Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari anak-anak, orang tua, serta pengurus masjid dan mushola.
Program ini juga sejalan dengan Gerakan Etam Mengaji (GEMA) yang menjadi salah satu program strategis Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dalam membangun generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, religius, dan berkarakter. Kehadiran mahasiswa KKN diharapkan mampu memperkuat budaya membaca dan menghafal Al-Qur’an di tengah masyarakat.
“Kami sangat bersyukur program Tahsin dan Tahfidz ini dapat berjalan di empat lokasi berbeda dengan sambutan yang luar biasa dari anak-anak maupun orang tua. Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an sejak dini agar kelak menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki fondasi spiritual yang kuat. Langkah kecil ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi nyata kami dalam mendukung penuh program pemerintah daerah, yaitu Gerakan Etam Mengaji (GEMA), demi mewujudkan Kutai Kartanegara yang berkah dan berakhlakul karimah,” ujar Ketua KKN Tematik Desa Gas Alam Badak 1, Alvito Arya.
Ia berharap semangat membaca dan menghafal Al-Qur’an yang telah tumbuh selama pelaksanaan KKN dapat terus berlanjut meski masa pengabdian mahasiswa telah berakhir.
Melalui kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, dan pengurus tempat ibadah, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya memiliki kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
(MB)


























