Tenggarong – Gelaran IRMA Fair Ramadhan 2024 resmi ditutup dengan penuh kemeriahan pada Kamis (27/03/24) malam. Acara tahunan yang diinisiasi oleh Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara (Kukar) bersama Ikatan Remaja Masjid (IRMA) Masjid Agung Sultan Adji Muhammad Sulaiman ini telah menjadi wadah inspiratif bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat mereka, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di bulan suci Ramadhan.
Asisten III Sekretariat Daerah Kutai Kartanegara, Dafip Haryanto, yang menutup acara ini secara resmi, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan penyelenggaraan IRMA Fair Ramadhan 2024. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang syiar Islam, tetapi juga bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendorong kreativitas serta ekonomi berbasis UMKM.
“Melalui kegiatan ini, para pemuda diberikan ruang untuk menampilkan bakat dan kreativitas mereka. Selain itu, keberadaan lorong-lorong Ramadhan yang dipenuhi pelaku UMKM juga turut membantu meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujar Dafip dalam sambutannya.
Sejumlah perlombaan telah sukses digelar selama acara berlangsung, di antaranya lomba Habsyi, Fashion Show busana muslim, Kreasi Odah Bejual, Mewarnai Anak-Anak, Ranking 1 Islami, Videografi, Promosi “LPR”, dan Anak Sholeh. Namun, sorotan utama malam penutupan jatuh pada lomba Begerakan Sahur yang menampilkan berbagai kreasi unik dalam membangunkan warga untuk sahur. Sri Muntai pun tampil gemilang dalam kompetisi ini dan berhasil meraih gelar juara.
Kemenangan Sri Muntai disambut dengan antusias oleh para pengunjung. Aksi kreatifnya dalam lomba Begerakan Sahur dinilai mampu menghadirkan inovasi yang segar dan menghibur. Hal ini sejalan dengan tujuan IRMA Fair Ramadhan 2024, yakni membangun semangat generasi muda agar lebih aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial dan keagamaan.
Menutup acara, Dafip Haryanto berharap agar IRMA Fair Ramadhan di tahun-tahun mendatang dapat terus berkembang dan menghadirkan lebih banyak inovasi yang menarik.
“Semoga ke depan, acara ini bisa terus menjadi pemantik kreativitas pemuda, serta menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk terus berinovasi dalam memaknai bulan suci Ramadhan,” pungkasnya.
Acara penutupan ditutup dengan pemberian hadiah kepada para pemenang lomba serta pertunjukan spesial dari Sri Muntai yang kembali memperlihatkan kreativitasnya dalam Begerakan Sahur. Dengan semangat kebersamaan dan inovasi yang terus tumbuh, IRMA Fair Ramadhan pun telah sukses menjadi salah satu acara yang selalu dinanti setiap tahunnya.






























