Kutai Kartanegara – Nelayan di Santan Ilir, Kecamatan Marangkayu, menemukan ratusan ikan mati mengapung di perairan pada Kamis (28/8/2025) sekitar pukul 07.00 WITA.
Temuan Ikan Mati di Santan Ilir Marangkayu
Menurut nelayan, kejadian ini mengingatkan pada insiden 19 Maret 2025. Saat itu, ratusan nelayan melakukan aksi menuntut PT Energi Unggul Persada yang diduga mencemari laut di kawasan Bontang Lestari hingga berdampak ke Santan Ilir.
Penyelidikan di Polres Bontang
Nelayan menyebut perjuangan mereka saat ini sudah masuk tahap penyelidikan di Polres Bontang terkait dugaan pencemaran yang terjadi pada Maret lalu.
Rencana Pemeriksaan oleh DLH
Bangkai ikan yang ditemukan hari ini rencananya akan dibawa ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang. Meski begitu, nelayan mengingat bahwa pihak DLH sebelumnya sempat menyatakan perairan di belakang pabrik CPO tidak tercemar.
Video kondisi ikan mati yang mengapung di perairan Santan Ilir Marangkayu juga telah beredar di kalangan warga.



































