Tenggarong – Ribuan warga Kutai Kartanegara (Kukar) memadati Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman untuk menghadiri Tabligh Akbar Kukar 2025, sebuah acara megah yang mengusung semangat keagamaan dan kebersamaan. Malam itu, suasana penuh kehangatan menyambut kehadiran Ustadz Dennis Liem, penceramah terkenal dari Bogor, Jawa Barat, dalam rangka Tabligh Akbar dan Halal Bi Halal 1446 H. Acara ini tidak hanya menjadi momen refleksi spiritual, tetapi juga ajang mempererat tali silaturahmi pasca-Idulfitri.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, H. Sunggono, yang mewakili Bupati Kukar, membuka acara dengan penuh semangat. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada panitia yang telah menyelenggarakan Tabligh Akbar Kukar 2025. “Kami, atas nama masyarakat Kukar, sangat mengapresiasi inisiatif ini. Semoga acara ini membawa berkah dan menjadikan kita hamba yang selamat serta bahagia di dunia dan akhirat,” ujar Sunggono dengan penuh harap. Ia juga secara khusus menyapa Ustadz Dennis Liem, mengucapkan selamat datang di Tenggarong, dan berharap sang ustadz betah serta kembali lagi di masa mendatang.
Menginspirasi Generasi Muda di Era Digital
Dalam ceramahnya, Ustadz Dennis Liem mengajak generasi milenial untuk menjadikan masjid sebagai pusat aktivitas. “Mari kita isi hati dengan cinta kepada Allah dan Rasulullah. Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga ruang untuk berkreasi dan bersosialisasi,” katanya dengan penuh semangat. Ia menekankan pentingnya menjaga moral di tengah gempuran informasi digital. Sunggono menambahkan, “Kita harus membimbing anak-anak muda agar memilih konten positif di ponsel mereka. Informasi negatif bisa merusak moral dan masa depan generasi kita.”
Untuk itu, Sunggono mengajak semua pihak—pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat—untuk bersinergi. Ia mendorong program-program berbasis masjid yang menarik bagi milenial, seperti kegiatan sosial, pelatihan keterampilan, hingga diskusi keagamaan. “Dengan kolaborasi, kita bisa menumbuhkan kecintaan pemuda terhadap agama dan memperkuat iman mereka,” tegasnya.
Semangat Idulfitri dan Doa Bersama
Masih dalam suasana Idulfitri 1446 H, Sunggono menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri atas nama Pemerintah Kabupaten Kukar. “Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga ibadah puasa, salat, sedekah, dan amal kita diterima Allah SWT,” ucapnya. Ia juga mendoakan agar seluruh hadirin mendapatkan ampunan dan keberkahan dari Allah SWT.
Lebih lanjut, Sunggono mengingatkan pentingnya mempertahankan semangat ibadah pasca-Ramadan. “Kebaikan di bulan Ramadan mendapat pahala berlipat ganda. Namun, mari kita teruskan semangat ini sepanjang tahun,” ajaknya. Pesan ini menggema di antara hadirin, yang tampak antusias mengikuti acara hingga selesai.
Antusiasme Warga dan Dukungan Penuh
Tabligh Akbar Kukar 2025 turut dihadiri oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Akhmad Taufik Hidayat, Kepala Bagian Kesra Setkab Kukar, Dendi Irwan Fahriza, Camat Tenggarong, Sukono, serta berbagai tokoh agama dan pemangku kepentingan. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya meningkatkan keimanan dan ketaqwaan masyarakat Kukar.
Acara ini sukses menciptakan suasana yang interaktif dan penuh makna. Warga yang hadir tidak hanya mendapatkan pencerahan spiritual, tetapi juga merasakan kebersamaan dalam semangat Idulfitri. Dengan kehadiran Ustadz Dennis Liem, Tabligh Akbar ini menjadi momen berharga untuk menginspirasi generasi muda Kukar menuju masa depan yang lebih bermakna.





























