prKutai Kartanegara – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, bersama tim Safari Subuh Pemerintah Kukar melanjutkan agenda inspiratifnya di Langgar Al Jawahir, Kelurahan Baru, Kecamatan Tenggarong, pada Ahad, 19 Januari 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat melalui pendekatan spiritual dan sosial.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Edi Damansyah menyerahkan sejumlah bantuan untuk mendukung pengembangan rumah ibadah dan lembaga keagamaan. Bantuan ini meliputi hibah sebesar Rp900 juta untuk Panti Asuhan Al Kahfi (Yayasan Umat Sejahtera), Rp100 juta untuk Pondok Pesantren Sabilal Muhtadin, dan Rp1 miliar untuk Masjid Baiturrahman. Selain itu, Langgar Al Jawahir menerima bantuan sarana peribadahan untuk mendukung aktivitas keagamaannya. Penyerahan ini menegaskan komitmen Kukar dalam mendorong kemajuan spiritual masyarakat.
Bukan hanya itu, pemerintah juga memberikan alat produksi film kepada komunitas film indie Tenggarong dan peralatan kesenian kepada DPD IKAPAKARTI, menunjukkan dukungan terhadap pengembangan kreativitas dan budaya lokal.
Komitmen untuk Membangun Umat
Edi Damansyah menekankan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program unggulan Kukar Idaman yang melibatkan perangkat daerah Pemkab Kukar. Program ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas rumah ibadah tetapi juga untuk mendukung lembaga pendidikan keagamaan seperti pesantren dan panti asuhan. Langkah ini diharapkan mampu memfasilitasi kebutuhan spiritual masyarakat sekaligus membangun sumber daya manusia yang lebih bertakwa.
Selain bantuan fisik, Edi juga mengapresiasi berbagai kegiatan keagamaan yang rutin dilakukan di Langgar Al Jawahir, termasuk pengajaran Al-Qur’an kepada masyarakat sekitar. Menurutnya, Langgar Al Jawahir telah menjadi salah satu pusat spiritual yang berperan penting dalam menciptakan generasi beriman.
“Melalui program renovasi rumah ibadah, panti asuhan, dan pesantren, Pemkab Kukar hadir sebagai mitra masyarakat dalam membangun spiritualitas sekaligus mendukung pendidikan keagamaan,” ungkap Edi.
Program Berkelanjutan untuk Kebermanfaatan Lebih Luas
Program Safari Subuh di Al Jawahir ini juga menjadi bagian dari inisiatif besar Pemkab Kukar, yaitu Rumah Besar Penanggulangan Kemiskinan. Selain itu, program tersebut melibatkan kolaborasi lintas sektor, termasuk Dewan Masjid Indonesia, untuk mendata dan membantu jamaah yang membutuhkan di sekitar rumah ibadah. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat peran masjid dan langgar sebagai pusat kesejahteraan umat.
Bupati juga menyampaikan harapannya agar salat berjemaah lima waktu terus digalakkan di Kukar. Rumah ibadah diharapkan tidak hanya menjadi tempat beribadah tetapi juga tempat berinteraksi sosial dan berbagi kepedulian terhadap sesama.
Menyentuh Hati di Langgar Al Jawahir
Usai rangkaian Safari Subuh di Al Jawahir, Bupati Edi Damansyah menyempatkan diri meninjau kondisi asrama Panti Asuhan Al Kahfi yang berlokasi di kawasan yang sama. Hal ini menunjukkan perhatian langsung terhadap fasilitas yang mendukung kesejahteraan anak-anak di panti tersebut.
Safari Subuh di Al Jawahir bukan hanya menjadi simbol kepedulian pemerintah terhadap penguatan iman masyarakat tetapi juga wujud nyata dari sinergi antara spiritualitas dan pembangunan sosial. Dengan langkah ini, Kukar terus menegaskan posisinya sebagai daerah yang tidak hanya maju secara fisik tetapi juga kokoh dalam nilai-nilai keagamaan.






























