Muara Badak –Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan pesisir, Himpunan Pengusaha Muda Muara Badak (HIPMA) bersama Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) dan Pokmawas Bina Lestari Muara Badak melaksanakan penanaman 5.000 bibit mangrove di pesisir Desa Tanjung Limau, Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara, Kamis (18/9/2025).
Program ini merupakan bagian dari Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Pertamina Hulu Sanga Sanga yang fokus pada bidang lingkungan. Kegiatan dimulai dengan seremoni, sambutan dari Ketua HIPMA, Kepala Desa Tanjung Limau, Sekretaris Camat Muara Badak dan PT. Pertamina Hulu Sanga-Sanga, dilanjutkan edukasi tentang pentingnya mangrove sebagai benteng alami pesisir oleh Ketua Pokmaswas Bina Lestari.

Sinergi untuk Kelestarian Lingkungan
Ketua HIPMA Muara Badak, Abdillah, menegaskan keterlibatan generasi muda dalam aksi ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian lingkungan harus ditanamkan sejak dini.
“Mangrove bukan hanya pelindung pantai dari abrasi, tetapi juga menjadi ekosistem penting bagi biota laut. Dengan menanam 5.000 bibit ini, kami berharap ekosistem pesisir semakin terjaga dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Abdillah.
Ketua Pokmawas Bina Lestari, Mansur, juga menyampaikan komitmennya untuk terus menjaga pesisir Muara Badak.
“Kami dari Pokmawas Bina Lestari berkomitmen menjaga kelestarian pesisir dan laut. Dengan penanaman mangrove ini, kami berharap abrasi berkurang, ekosistem terjaga, dan hasil laut tetap melimpah untuk masyarakat. Menjaga alam adalah tanggung jawab bersama,” ucap Mansur.
Dukungan Pemerintah Kecamatan
Sekretaris Camat Muara Badak, Hj. Nurhaeda, yang hadir dalam kegiatan ini memberikan apresiasi atas kolaborasi berbagai pihak.
“Atas nama Pemerintah Kecamatan Muara Badak, kami sangat mengapresiasi kegiatan penanaman 5.000 bibit mangrove ini. Ini adalah kolaborasi luar biasa antara Pertamina Hulu Sanga Sanga, HIPMA, Pokmawas, dan masyarakat. Harapan kami, kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus berlanjut hingga Muara Badak memiliki pesisir yang kuat, lestari, dan bisa berkembang menjadi destinasi ekowisata,” ujarnya.
Komitmen Pertamina Hulu Sanga Sanga
Perwakilan Pertamina Hulu Sanga Sanga, Triono Hari Wibowo – Section Head North Area Operation PT. PHSS, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen perusahaan dalam menjaga lingkungan pesisir dan mendukung pembangunan berkelanjutan.
“Kami berupaya agar kegiatan ini tidak sekadar seremoni, melainkan berlanjut secara konsisten untuk menjaga ekosistem. Harapannya, masyarakat sekitar juga turut menjaga apa yang sudah kita tanam bersama,” jelas Wibowo.
Dukungan dari Multi Pihak
Penanaman mangrove Muara Badak turut didukung berbagai pihak, di antaranya:
- Polsek Muara Badak
- Koramil Muara Badak
- Danpos TNI AL Marangkayu
- Dinas Kelautan dan Perikanan Kukar
- Pemerintah Desa Tanjung Limau
- Karang Taruna Kecamatan Muara Badak
- Karang Taruna Desa Tanjung Limau
- Kwaran Pramuka Muara Badak
- DKR Pramuka Muara Badak
- SMA Negeri 2 Muara Badak
- Ketua BPD Desa Tanjung Limau
- Masyarakat Muara Badak
Warisan untuk Generasi Mendatang
Masyarakat pesisir menyambut baik kegiatan ini, karena selain melestarikan alam, mangrove juga berpotensi menjadi daya tarik ekowisata yang dapat mendukung ekonomi warga.
Ketua Panitia sekaligus Sekretaris HIPMA, Marthen Pata, menegaskan bahwa penanaman mangrove kali ini adalah gerakan nyata yang harus menjadi semangat bersama.
“Penanaman 5.000 pohon mangrove ini bukan sekadar kegiatan, tetapi sebuah gerakan nyata untuk menjaga ekosistem pesisir dan masa depan lingkungan. Mari bersama kita lanjutkan semangat ini demi bumi yang lebih lestari. Saya mengajak generasi muda untuk lebih melek terhadap lingkungan. Target saya, tren baru di kalangan muda adalah peduli lingkungan—pelestarian, konservasi, penghijauan, dan juga riset di bidang lingkungan,” tegas Marthen.
Dengan semangat kerja sama, HIPMA, Pertamina Hulu Sanga Sanga, dan Pokmawas Bina Lestari berkomitmen menjaga pesisir Muara Badak tetap hijau dan lestari untuk generasi mendatang.






























