TENGGARONG – Rangkaian Pameran Expo dan Bazar di Kukar yang menjadi bagian dari peringatan Peristiwa Perjuangan Merah Putih Sanga Sanga ke-78 resmi ditutup pada Sabtu (1/2) malam. Penutupan yang berlangsung di Halaman Gedung Sandisa, Sanga Sanga, ini dipimpin langsung oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Kutai Kartanegara (Kukar), Akhmad Taufik Hidayat, serta dihadiri oleh berbagai pejabat daerah dan masyarakat yang turut menyukseskan acara.
Acara yang berlangsung selama satu pekan ini menampilkan berbagai kegiatan pameran UMKM, bazar produk lokal, serta lomba-lomba yang semakin mempererat kebersamaan antara masyarakat, pemerintah, dan para pelaku usaha.
Kolaborasi Sukses dalam Festival Merah Putih
Camat Sanga Sanga, Muhammad Dachriansyah, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas partisipasi semua pihak yang telah mendukung Pameran Expo dan Bazar di Kukar. Ia menilai bahwa acara tahun ini mengalami peningkatan dari segi antusiasme dan kolaborasi.
“Alhamdulillah, Festival Merah Putih tahun ini lebih meriah dari sebelumnya. Semua ini berkat kerja sama yang solid antara dinas, UMKM, serta masyarakat Sanga Sanga yang begitu antusias. Kami berharap dukungan dari Pemkab Kukar terus berlanjut agar festival ini semakin berkembang dan menjadi kebanggaan daerah,” ujarnya.
Dachriansyah juga mengingatkan bahwa Festival Merah Putih kini telah menjadi bagian dari 100 event unggulan Kabupaten Kukar. Oleh karena itu, ia berharap festival ini dapat terus dipertahankan dan semakin inovatif dalam pelaksanaannya di tahun-tahun mendatang.
Refleksi Sejarah dan Semangat Kebersamaan
Sementara itu, Akhmad Taufik Hidayat dalam sambutannya menekankan bahwa festival ini bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap sejarah perjuangan rakyat Sanga Sanga.
“Seminggu penuh kita telah bersama-sama mengenang sejarah perjuangan rakyat Sanga Sanga. Ini bukan sekadar festival, tetapi juga momentum bagi generasi muda untuk memahami perjuangan para pendahulu dan terus berkontribusi dalam pembangunan,” tuturnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan solidaritas demi menciptakan lingkungan yang harmonis serta sejahtera.
Penghargaan dan Santunan bagi Peserta
Sebagai bagian dari acara penutupan, panitia juga menyerahkan penghargaan kepada para pemenang berbagai lomba, termasuk lomba napak tilas serta kompetisi stand expo terbaik. Selain itu, Pemkab Kukar juga menyerahkan santunan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp 42 juta kepada ahli waris Nyai Salmiyah sebagai bentuk kepedulian terhadap pekerja rentan di Kukar.
Dengan suksesnya Pameran Expo dan Bazar di Kukar tahun ini, diharapkan festival ini dapat terus berkembang menjadi ajang yang tidak hanya meriah, tetapi juga membawa manfaat bagi masyarakat luas serta memperkuat identitas dan semangat perjuangan di Kutai Kartanegara.






























