Tenggarong – Dalam upaya mengembangkan bakat dan prestasi siswa di bidang akademik, seni, dan olahraga, Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Kartanegara (Disdik Kukar) kembali menggelar ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN), Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), serta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SD/MI se-Kecamatan Tenggarong. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (1/2/2025) ini dipusatkan di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kukar serta beberapa lokasi lain, seperti Stadion Rondong Demang, Stadion Aji Imbut, dan SDN 35 Tenggarong.
Beragam perlombaan digelar dalam ajang ini, termasuk lomba tari, nyanyi, dan pantomim, yang diikuti oleh siswa dari berbagai SD dan MI di Kecamatan Tenggarong. Kegiatan ini menjadi seleksi awal bagi para peserta untuk melaju ke tingkat yang lebih tinggi di ajang nasional.
Membangun Prestasi Sejak Dini
Kepala UPT Layanan Pendidikan Kecamatan Tenggarong, Dwi Wahyu Rudianto, menekankan bahwa OSN, FLS2N, dan O2SN bukan sekadar agenda tahunan, tetapi juga ajang pembinaan bagi para siswa. “Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang seleksi menuju tingkat nasional, tetapi juga bagian dari upaya membangun generasi yang unggul di bidang olahraga, seni, dan sains,” ujarnya.
Ia juga berharap agar para siswa terus mengembangkan kemampuan mereka dan semakin percaya diri dalam menunjukkan prestasi. “Kami ingin melihat anak-anak semakin kaya diri dalam pengalaman dan pencapaian. Oleh karena itu, dukungan dari para guru dan orang tua sangat dibutuhkan agar mereka semakin semangat dalam berlatih dan berkompetisi,” tambahnya.
Disdik Kukar Dorong Pembinaan Berkelanjutan
Sementara itu, Ketua Panitia OSN, FLS2N, dan O2SN Kecamatan Tenggarong, Ismid, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan ajang bagi siswa untuk menunjukkan potensi terbaik mereka. “Kami ingin menciptakan wadah bagi para peserta didik agar mereka bisa menyalurkan bakat dan bersaing secara sehat. Ajang ini juga menjadi peluang bagi mereka untuk berkembang lebih jauh,” tuturnya.
Ismid juga menekankan pentingnya peran guru dalam pembinaan siswa agar prestasi mereka terus meningkat. “Kami berharap dengan adanya ajang ini, para guru semakin giat dalam membina peserta didik, sehingga mereka bisa tampil lebih baik di masa depan,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Disdik Kukar berharap dapat terus mencetak generasi muda yang berprestasi dan berbakat di berbagai bidang. Melalui kompetisi seperti OSN, FLS2N, dan O2SN, siswa tidak hanya belajar bersaing, tetapi juga membangun karakter dan kepercayaan diri untuk menghadapi tantangan di masa depan.





























