TENGGARONG — Suasana di halaman Kantor Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi semarak dengan penampilan khas Gendang Beleq, seni musik tradisional dari Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Pertunjukan budaya ini ditampilkan oleh Aliansi Sasak Lombok Indonesia DPD Kukar, dalam rangkaian acara Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih, Jumat (1/8/2025).
Acara yang berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Bupati Kukar tersebut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, pejabat daerah, serta komunitas budaya. Kehadiran Gendang Beleq, dengan irama khas dan hentakan energik, menjadi pusat perhatian dan daya tarik tersendiri dalam perayaan nasional menjelang HUT ke-80 Republik Indonesia.
“Kami tampilkan beberapa kesenian hari ini sesuai permintaan Pak Bupati, termasuk Gendang Beleq. Sebenarnya alat gendang ini lengkapnya ada enam, namun hari ini belum bisa tampil semua. Insyaallah saat 17 Agustus nanti kami tampilkan dengan formasi lengkap, termasuk kuda hias,” jelas Ahmad Irji, perwakilan Aliansi Sasak Lombok Indonesia Kukar.
Ahmad juga mengungkapkan bahwa Gendang Beleq biasanya dimainkan untuk menyambut momen penting seperti panen raya atau perayaan adat. Untuk acara kali ini, mereka menggabungkan musik dengan tarian joget tradisional, agar suasana lebih meriah dan akrab dengan masyarakat Kukar.
“Kami sesuaikan dengan momen nasional seperti ini, dikombinasikan dengan tarian joget agar lebih meriah,” tambahnya.
Selain sebagai hiburan, Ahmad menekankan pentingnya pelestarian budaya lokal dan etnis nusantara yang telah lama hidup berdampingan di Kukar. Ia berharap pemerintah daerah terus memberi ruang dan dukungan bagi pelaku seni dan paguyuban yang ingin menampilkan keseniannya.
“Mudah-mudahan kami bisa tampil lebih maksimal lagi. Tujuannya adalah untuk menghibur masyarakat Kukar dan menjaga kekayaan budaya Nusantara,” tutupnya.



































