Sangasanga – Lapangan di depan Taman Makam Pahlawan Sangasanga tampak semarak pada Minggu (26/1/25), saat Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, resmi membuka Turnamen Bola Voli Bupati Cup. Acara ini menjadi bagian dari perayaan Peringatan Peristiwa Merah Putih Sangasanga yang ke-78, sebuah momen bersejarah yang diperingati dengan meriah oleh masyarakat setempat.
Berbagai Kegiatan Menarik Turut Semarakkan Peringatan Merah Putih Sangasanga
Selain pembukaan turnamen, berbagai kegiatan turut digelar, seperti penyerahan piala bergilir, peresmian lapangan voli melalui penandatanganan prasasti, serta pembukaan cabang olahraga tradisional. Acara ini juga diisi dengan pengundian door prize “Gowes Merah Putih” dan penyerahan bingkisan untuk kaum duafa. Tak ketinggalan, Bupati Edi Damansyah juga memberikan santunan khusus kepada para janda veteran di kediamannya, sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan mereka.
Dalam sambutannya, Edi Damansyah mengapresiasi kerja keras panitia yang telah menyukseskan rangkaian acara. “Ini adalah agenda tahunan yang sangat penting, tidak hanya untuk mengenang sejarah tetapi juga memperkuat kolaborasi antara seluruh pihak terkait,” ungkapnya. Ia juga menegaskan pentingnya mengembangkan Sangasanga sebagai destinasi unggulan yang mampu menarik lebih banyak perhatian dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Turnamen Bola Voli dan olahraga tradisional seperti ketapel, menurut Edi, bukan hanya sekadar hiburan semata. “Kegiatan ini menjadi wadah pembinaan atlet serta memberikan dampak ekonomi bagi warga lokal. Saya berharap acara seperti ini bisa menjadi ikon tahunan yang semakin berkembang setiap tahun,” jelasnya.
Lebih dari 150 peserta dari berbagai daerah, seperti Tenggarong, Samarinda, Balikpapan, Paser, Muara Muntai, Kota Bangun, dan Sangasanga sendiri, turut meramaikan kompetisi olahraga tradisional ketapel merah putih. Hal ini menunjukkan betapa tingginya antusiasme masyarakat dalam memeriahkan peringatan ini.
Bupati Edi juga menekankan pentingnya sportifitas dalam setiap pertandingan. Ia menegaskan bahwa tindakan “meminjam atlet” untuk meraih kemenangan tidak akan ditoleransi. “Kutai Kartanegara sudah menyediakan banyak fasilitas dan dukungan untuk pembinaan atlet lokal. Saya ingin semua peserta bermain dengan jujur dan menjunjung tinggi semangat olahraga,” tambahnya.
Dengan rangkaian acara yang beragam, mulai dari Turnamen Bola Voli, olahraga tradisional, hingga penghargaan kepada para pahlawan, peringatan tahun ini berhasil menyatukan semangat kebersamaan dan kebanggaan masyarakat Sangasanga. Semoga ke depan, acara ini terus menjadi momentum penting yang tidak hanya mengingatkan pada sejarah tetapi juga mendorong perkembangan daerah di berbagai bidang.


![Ilustrasi [Dokumen Bontang Post]](https://mediabadak.com/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-01-at-15.29.28-750x485-1-360x180.jpeg)









![Ilustrasi [Dokumen Bontang Post]](https://mediabadak.com/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-01-at-15.29.28-750x485-1-350x250.jpeg)














![Ilustrasi [Dokumen Bontang Post]](https://mediabadak.com/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-01-at-15.29.28-750x485-1-120x86.jpeg)
