Muara Badak (9/1/2025) – Para petambak kerang dara di Muara Badak menggelar aksi demonstrasi di Rig GWDC#16 milik PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga (PHSS) di Desa Tanjung Limau. Aksi ini berlangsung sejak siang dan terus berlanjut hingga malam, dipicu oleh dugaan pencemaran lingkungan yang menyebabkan kematian massal kerang dara milik petambak.
Salah satu peserta aksi, Riswan Jamil, mengungkapkan bahwa aksi ini dilakukan karena mediasi yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara pada Rabu, 8 Januari 2025, tidak membuahkan hasil.
“Masyarakat menuntut kompensasi atas kerugian akibat matinya kerang dara,” ujar Riswan. (Redaksi)






























