Marangkayu – Seorang pelajar SMP asal Desa Santan Ulu, Kecamatan Marangkayu, Kutai Kartanegara, meninggal dunia setelah diterkam buaya saat memancing di sungai, Selasa (8/7/2025).
Korban diketahui bernama Muhammad Nur Akbar (13), warga RT 15 Desa Santan Ulu. Ia dilaporkan hilang pada Selasa sore sekitar pukul 15.00 WITA saat menyusul temannya memancing di Sungai KM 23 Jalan Poros Bontang–Samarinda, tepatnya di wilayah RT 09.
Saat memancing, kaki kiri korban tiba-tiba disambar buaya. Teman korban sempat berusaha menarik bajunya untuk menyelamatkan, namun tidak kuat menahan tarikan buaya.
Warga bersama sejumlah pihak langsung melakukan pencarian di lokasi kejadian.
Setelah upaya selama beberapa jam, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 23.00 WITA.
Jenazah korban langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan.
Peristiwa ini menambah deretan serangan buaya yang terjadi di wilayah Kutai Kartanegara. Sebelumnya, seorang warga juga dilaporkan diserang buaya saat beraktivitas di empang Muara Badak.
Turut berduka cita atas kepergian Muhammad Nur Akbar. Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga diberikan ketabahan.
Tag:
#BeritaKukar #SantanUlu #Marangkayu #Buaya #MuhammadNurAkbar #KorbanBuaya #KutaiKartanegara #MediaBadak































