Tenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, bersama sejumlah pejabat daerah menghadiri panen jagung hibrida di Desa Tani Harapan, Kecamatan Loa Janan, pada Kamis (6/2/2025). Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang untuk merayakan keberhasilan panen, tetapi juga sebagai langkah memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat petani setempat.
Dalam acara yang turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Kukar M. Taufik, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Kukar Selamet Rahardjo, Camat Loa Janan Heri Rusnadi, serta Kepala Desa Tani Harapan, Ismail, Bupati Edi memberikan apresiasi atas hasil pertanian yang diterapkan dengan sistem tumpang sari.
Mendorong Produktivitas dan Keberlanjutan Pertanian
Bupati Edi Damansyah mengungkapkan kebanggaannya terhadap hasil panen jagung hibrida yang ditanam di lahan seluas 14 hektare. Ia berharap keberhasilan ini dapat menginspirasi kelompok wanita tani (KWT) di seluruh Kukar untuk lebih aktif dalam bertani dan berpartisipasi dalam mengelola potensi pertanian lokal.
“Setelah panen ini, mari kita lanjutkan dengan menanam kembali. Kami dari Dinas Pertanian siap membantu agar usaha pertanian ini bisa berkembang lebih pesat,” ujar Edi, sambil mengingatkan pentingnya pemeliharaan tanaman yang sudah diberikan bibitnya, seperti cabai.
Madu Kelulut dan Peluang Baru untuk Perekonomian
Selain jagung, Edi juga ikut memanen madu kelulut yang semakin berkembang di Desa Tani Harapan. Ia menyatakan kekagumannya terhadap hasil budidaya madu kelulut yang semakin baik dan berbeda dari apa yang biasa ia temui. Menurutnya, produk madu kelulut memiliki peluang besar untuk dipasarkan lebih luas, baik di toko-toko modern dalam wilayah Kukar maupun ke luar daerah.
“Madu kelulut asli adalah rahasia saya untuk tetap fit dan bugar. Saya harap produk ini bisa dikenal lebih luas dengan branding yang baik,” tambah Edi dengan senyuman.
Potensi Besar untuk Pertanian dan Perekonomian Kukar
Melalui kegiatan panen jagung hibrida dan madu kelulut ini, pemerintah daerah Kukar berharap dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan mendukung perekonomian lokal. Dengan semakin banyaknya inovasi di sektor pertanian, baik itu budidaya jagung hibrida maupun madu kelulut, diharapkan akan muncul peluang ekonomi baru yang dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Edi juga menegaskan pentingnya keberlanjutan usaha tani dengan semangat gotong royong dan kerjasama antara pemerintah, petani, dan masyarakat setempat. Dengan dukungan yang terus-menerus, pertanian di Kukar diharapkan dapat berkembang lebih pesat, menjadi contoh bagi daerah lain, dan membawa kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.


































