Samarinda — Tim gabungan akhirnya menemukan satu korban longsor di Jalan Belimau, RT 22, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara, Senin (12/5) sekitar pukul 15.24 Wita. Korban adalah seorang ibu yang sebelumnya dilaporkan tertimbun material longsor.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda, Suwarso, mengungkapkan bahwa korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam rumah kontrakannya yang tertimbun longsor.
“Informasi dari pihak keluarga, saat kejadian ada tiga orang di dalam rumah, yaitu seorang ibu dan dua anak perempuannya,” jelas Suwarso kepada awak media.
Meski satu korban telah ditemukan, dua anak korban masih dalam pencarian. Upaya evakuasi terus dilakukan tim gabungan yang terdiri dari BPBD Samarinda, TNI, Polri, relawan, dan warga sekitar.
“Hingga saat ini kami masih fokus di lokasi kejadian. Proses pencarian dilanjutkan menggunakan dua unit ekskavator. Harapannya dua korban lainnya segera ditemukan,” tambah Suwarso.
Bencana longsor di Lempake ini terjadi usai hujan deras mengguyur wilayah Samarinda. Kondisi tanah yang labil menyebabkan dinding rumah korban tertimbun material tanah dari bukit di belakang rumah.





























